Data AISI Motor Sport Fairing 250 Juni 2018, Penjualan Ninja Anjlok Lagi




Data AISI Motor Sport Fairing 250 Juni 2018

SemarMoto – Hai mas vroh… Dalam catatan data yang dikeluarkan oleh AISI (Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia). Penjualan motor sport fairing 250 cc Juni 2018 merupakan yang paling sedikit dalam kurun waktu semester 1 tahun 2018. Disamping demand terhadap motor sport fairing 250 cc ini semakin menurun, ditambah lagi liburan lebaran. Tak ayal total penjualan dari data AISI motor sport fairing 250 Juni 2018 hanya sebanyak 326 unit saja. Berikut penjualan dari Honda CBR250RR, Kawasaki Ninja 250 dan Yamaha R25 bulan Juni 2018.

Dari total 326 unit, Honda CBR menduduki peringkat paling buncit, karena cuma laku 79 unit. Padahal pada bulan Mei 2018 mampu terdistribusi 107 unit. Kawasaki New Ninja 250 Fi juga anjlok drastis, hanya mampu jualan sebanyak 91 unit saja. Tapi ada yang aneh, disaat kedua rivalnya turun, eh Yamaha R25 malah naik sendiri yaitu terjual 156 unit. Untuk lebih detailnya bisa dilihat pada tabel data AISI motor sport fairing 250 Juni 2018 di bawah ini.

Data AISI Motor Sport Fairing 250 Juni 2018

BulanCBR250RRNinja 250 FiYZF R25TOTAL
Januari307 unit890 unit.78 unit1.275 unit
Februari201 unit2.188 unit.83 unit2.472 unit
Maret223 unit2.687 unit.207 unit3.117 unit
April390 unit49 unit.126 unit565 unit
Mei107 unit216 unit.83 unit406 unit
Juni79 unit91 unit.156 unit326 unit

Tabel data AISI motor sport fairing 250 di atas itu komplit, karena saya tulis dari bulan Januari sampai Juni 2018. Bisa dilihat perbandingannya setiap bulan, total penjualan terjadi penurunan sejak bulan April 2018. Yah memang tidak bisa dipungkiri bahwa kelas motor sport fairing 250 cc itu sudah jauh berkurang peminatnya. Tidak seperti tahun-tahun lalu dimana pendistribusian stabil di angka ribuan unit setiap bulan.

Nah seharusnya dari data AISI motor sport fairing 250 Juni 2018 dapat dijadikan pertimbangan oleh PT. SIS, yang kemarin-kemarin tersiar kabar mau ikut terjun di kelas motor sport 250cc. Kalau boleh saya katakan, sudah terlambat vroh! Mendingan buruan brojolin maxi skutik nya, kalau ketinggalan momentum ya repot.

[display-posts category=”Data AISI” post_per_page=”10″]

Salam foging pistun motor teknologi jadul bin ngebul tapi gak ngibul.

2 Komentar

  1. Kemampuan pemerintah menambah jalan raya tidak laagh… mampu mengimbangi pertumbuhan produk sepeda motor dan semua jenis kendaraan pd umumnya. Berimbas pada populasi motor kencang seprapat liter. Kawula muda Indonesia lebih memilih tunggangan yg praktis utk harian. Sementara motorsport fairing hanya dipakai buat toreng. Ada yg bilang produk sportbike entry level ini sudaaagh… saturated dan terjadi laaagh… shifting demmand ke matic seprapat liter. Boleh saja begitu. Tapi menurut IMHO saya, analisa saya lagh yg tepat.

Tinggalkan Jejakmu Disini